Album Part 4 "Bukber 2015"

Jomblo Ganteng...

Bapak-bapak muda dan ganteng...
Ada yang ambigu "Bapak-bapak" dan muda...
jadi siapa yang tua ???

EXIS TERUUUS

EXIS TERUUUS

EXIS TERUUUS

EXIS TERUUUS

We Are Family

We Are Family

We Are Family

Mission Dadakan

Persiapan Selesai

Pasukan Khusus "dadakan"

exis lagi

Misi pertama DONE

Misi kedua DONE

Misi ketiga DONE

Misi keempatDONE

Misi kelima DONE 

Misi ke enam "maaf lagi dicari fotonye" hehehe

Misi ke tujuh DONE

Album Kenangan Part3 "Nobar Film Cinta Suci Zahrana"

BIOSKOP BUARAN TEATER

Dilobi 

Masih dilobi

 Gak kalah keren sama aktor dan aktris Cover Film

Lagi nunggu Bus Maya Sari Bakti ,,,,, Nunggu Bus??? 
sekilas seperti diterminal hahaha

No Comment

Album Kenangan Part 2

Menyatukan jama'ah dlm Ukhuwah itu berat. Namun bila tunai beban maka kita akn menemukan yg bahu membahu dlm taat. tutur "Fikri"

Bukber kapan yah yee pokoknya ane taunya Bukber.....

 Masih pada Jomblo nih jaman

 Masih pada jomblo pada zamannya...

Bukbeeeer

 Lomba kirim sms Gak tau sapa yang menang... tidak terjawab sampai sekarang.

 Bukber

Bukber

 Bukber

 Dihalaman Rumah Idrus "Bukber"

Album Kenangan IRF PART 1

Apakah Masih Ada yang ingat????

 acara kapan ini yah ada yang bisa jawab????

 acara kapan ini yah ada yang bisa jawab????
Jadul Banget nih ... cover boy zaman hp Camera VGA.. Hhehe
aje giyeee fikri masih six pack.

masih cover boy yang sama dengan camera tercanggih pada zamannya.

 acara kapan ini yah ada yang bisa jawab????



Kita Harus Tabayun

Sesuai dengan Label Postingan ini, semua info yang didapat merupakan referensi dari dunia maya maupun dunia nyata. semua info yang disuguhkan bukan tanggung jawab kami karena lagi lagi sesuai dengan Judul dan label post yang kami berikan semua informasi apapun itu selain dari Al-Qur'an dan Hadist sahih harus kita telaah baik-baik dan dicermati secara seksesama. setiap judul akan kami akhiri dengan kalimat (KHT-kita harus tabayun) kami berharap setiap pembaca mau lebih kritis dalam menanggapi berita, isu, ilmu, maupun informasi yang diterima dan saling mengingatkan agar kita terhindar dari khilaf, dengan begitu kita sama-sama saling menjaga satu sama lain karena musuh Islam tidak pernah berhenti untuk mengadu domba dan mengganggu ketenangan dan kedaiman yang diajarkan dalam Islam.

Penulis tidak dapat berpanjang lebar dalam menjelaskan, namun dari judul postingan kali ini penulis berharap pembaca mengerti, karena penulis manusia biasa yang tidak luput dari salah, khilaf dan dosa. dengan adanya postingan ini kami penulis berharap bisa lebih baik lagi kedepannya baik dalam memposting diblog ini maupun kegiatan didunia nyata.

Kritik dan sarannya kami harapkan...


Mengapa Ilmu Lebih Baik daripada Harta?

ALI r.a pernah berkata, “Ilmu lebih baik daripada harta, karena ilmu menjaga dirimu sedangkan kamu menjaga harta. Ilmu akan bertambah jika disebarkan manakala harta akan berkurang jika dibelanjakan. Para ulama itu akan tetap hidup selamanya meskipun jasadnya tidak ada dan ajaran mereka itu selalu diingat di dalam hati”.
Benarlah firman Allah dalam wahyu-Nya kepada Baginda Nabi SAW, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, (1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah ; (2) Bacalah dan Tuhanmu yang Maha Pemurah; (3) Yang mengajar manusia melalui penadan tulisan; (4) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (5)” (QS. Al-Alaq. Ayat 1-5)
Begitulah kehebatan wahyu pertama yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Kita ambil contoh kisah wahyu pertama Rasulullah. Walaupun Nabi Muhammad SAW berulang kali mengatakan bahwa ia tidak bisa membaca, Jibril tetap menyuruh beliau melafazkan ayat tersebut. Inilah simbol yang perlu kita pahami. Tiada alasan untuk tidak menuntut ilmu. Sedangkan Nabi SAW yang ummi (buta huruf) pun disuruh membaca, apalagi kita yang hidup di zaman teknologi serba canggih.
Sekarang mari kita pikirkan sejenak. Nabi SAW adalah seorang buta huruf sejak ia dilahirkan. Semua masyarakat Mekah mengetahui hal ini. Ironisnya, ketika di Gua Hira, Jibril menyuruh Nabi Muhammad SAW untuk membaca. ANEH bukan? Maha Suci Allah yang lebih mengetahui akan Hamba-Nya.
Mengapa? Inilah hikmah yang tersembunyi. Untuk sukses dunia dan akhirat kita tidak dapat lari dari menguasai ilmu. Bagaimana cara untuk mendapatkan ilmu? Jawabannya pasti, yaitu dengan MEMBACA.
Jadi, kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW harus dengan niat dan tekad yang kuat, menjadikan kegiatan membaca ini sebagai amalan setiap hari. Membaca bukan lagi hobi, karena hobi diakukan secara musiman dan hanya untuk mengisi waktu luang. Membaca haruslah menjadi rutinitas harian untuk menjadikan kita masyarakat yang berilmu dan maju.
Telah kita ketahui, dengan amalan membaca kita dapat menambah banyak ilmu. Cara kita berpikir, cara kita bertindak, dan cara kita menangani/menyelesaikan suatu masalah menjadi bijak, apabila kita menjadi seorang yang berilmu pengetahuan.
Tetapi, pastikan bahwa bahan bacaan yang kita baca yaitu dari bahan ilmiah seperti buku motivasi, soal tanya jawab agama, manajemen keuangan, dan ilmu-ilmu lain yang memberi nilai tambah dalam kehidupan harian kita. Hindarkan diri dari berlangganan majalah yang berisi gosip, bacaan-bacaan khayalan, dan yang berbentuk mistik. []
Sumber: 
1. Kaya Dunia Akhirat dengan Amalan 1 SAAT/Rafizam Mohamed/PT Buku Pintar Indonesia/Maret 2015
Sumber 2